A Father’s Wisdom

Berhubung lagi Father’s Day, sebagai seorang ayah yang baik, suka menolong, tidak sombong, sopan santun, cerdik cendekia, disayang handai taulan, serta bijaksana, gua berbaik hati untuk membagi salah satu nasehat gua yang paling bijaksana. Nasehat ini adalah nasehat yang paling sering gua lontarkan ke Andrew.

Silakan disimak baik-baik dan seksama ya… Boleh juga kalo mau dicontoh untuk dinasehatkan ke anak-anaknya… terutama kalo anaknya tuh aktif dan gak bisa diem…

OK… udah siap untuk mendengarkan nasehat terbijak tahun ini??

Ini dia…

Andrew, kamu itu baru umur 2 tahun. Anak umur 2 tahun itu harus dan mesti mau untuk sering-sering dipeluk-peluk dan dicium-cium. Gak boleh berontak-berontak gitu… Itu udah kewajiban kamu dan itu hak Daddy untuk meluk-meluk dan cium-cium kamu sering-sering. Nanti kalo kamu udah umur 17 tahun… baru deh Daddy gak sering-sering meluk-meluk dan cium-cium kamu lagi. Yah paling seminggu 2 kali lah. Tapi kalo sekarang… antara umur 2 tahun sampe 17 tahun, kamu harus pasrah untuk dipeluk-peluk dan dicium-cium!! OK???!!!

Dan Andrew biasanya kalo dinasehatin gitu akan diem dan mendengarkan dengan seksama…

Tapi setelah itu… ya kabur lagi! πŸ˜› Itulah makanya gua perlu menasehatkan ini sesering mungkin…

Sangat bagus kan nasehat gua? Gua yakin semua bapak setuju…. πŸ™‚

Happy Father’s Day!!!

Iklan