Credit Card

Seperti biasa, kalo pagi dalam perjalanan menuju kantor, gua dengerin Cosmopolitan 90.4 FM. Dan kalo hari Selasa pagi, selalu ada talk  show dengan Bank Commonwealth tentang financial planning yang judulnya: Smarter Today, Better Tomorrow.

Talk show ini cukup bagus, banyak info tentang financial planning yang bisa kita dapetin dari sini. Tapi ada 1 hal yang rada mengganjal buat gua. Berkali-kali diulas di dalam talk show tersebut mengenai credit card (cc), dan kesimpulannya adalah bahwa jumlah cc yang maksimal untuk 1 orang adalah 2 cc saja, dengan detail: 1 untuk dinikmati fasilitasnya, 1 (yang limit lebih besar) untuk keperluan yang mendadak (jaga-jaga).

Kenapa gitu? Karena untuk menghindari jeratan bunga cc yang mencekik leher. Nah ini yang gua kurang setuju ya. Rasanya rugi kalo kita cuma punya 2 cc. Hehehe.

Gua sendiri terakhir ini punya 10 cc yang aktif semua (baru belakangan gua tutup 3 karena sekarang mulai dalam rangka menutup-nutup cc menjelang pindahan dan yang 7 lagi masih dalam perdebatan – karena sayang kalo ditutup, banyak diskonnya hehe) dan puji Tuhan gua gak pernah bermasalah dengan jeratan bunga cc kok. Malah gua sangat menikmati manfaatnya. Dari diskon-diskon yang ada (terutama untuk restoran), hadiah-hadiah (gua dapet 2 DVD player dari cc), sampe voucher belanja hasil point reward (tahun ini gua dapet voucher Metro 300rb dan Sogo 200rb). Lumayan banget kan?

Dan semua itu gak akan bisa didapetin kalo gua cuma punya 2 cc dong. Karena masing-masing cc punya fasilitas sendiri-sendiri yang bisa dinikmati.

Prinsip yang gua pegang supaya gak kena jeratan bunga cc adalah:

Jangan pernah menganggap bahwa limit cc lu itu adalah tambahan income, melainkan itu pengurangan dari income lu! Jadi walaupun lu gak langsung keluarin cash, tapi pengeluaran menggunakan cc itu harus diperhitungkan sebagai pengeluaran cash. Dalam kata lain: langsung sisihkan cash lu untuk pengeluaran cc nya. Dan jangan pernah berhutang pada cc. Harus selalu bayar full!!

Jadi kalo gua boleh memberi saran tentang financial planning:

1. Buat financial budget! Gak perlu yang ribet-ribet amat kayak di perusahaan. Cukup dikira-kira berapa pengeluaran kita secara bulanan (bisa dilihat dari past data dan dianalisa, pos mana yang bisa dihemat lagi atau pos apa yang harus ditambahkan di bulan ini).

2. Begitu terima gaji, langsung sisihkan kelebihan gaji dibanding budget untuk ditabung di rekening lain (deposito atau rekening tabungan lain yang bukan rekening untuk gaji dan pengeluaran sehari-hari) atau di investasi. Tujuannya biar gak kecampur-campur dan langsung keliatan kalo tabungan kita per bulan itu nambah. Jadi misalnya nih: perkiraan biaya bulanan kita sebesar Rp 5.000.000,- dan gaji kita adalah Rp 7.000.000,-, maka begitu gajian, langsung sisihkan Rp 2.000.000,- untuk tabungan lain/deposito/investasi. Dengan begitu, mindset kita adalah bahwa bulan ini pengeluaran kita harus di bawah atau paling mentok = Rp 5.000.000,-, bukan Rp 7.000.000,-. Harus disisihkan langsung pas gajian ya, jangan ditunda-tunda, nanti lupa lhooo…

3. Untuk pengeluaran sehari-hari (yang termasuk dalam budget Rp 5.000.000,- itu) harus dicatat secara detail setiap hari! Harus setiap hari, karena kalo udah ditunda sehari lagi pasti ada yang lupa. Dan harus detail ya, bahkan uang parkir pun dicatat. Karena kalo gak detail, yang kecil-kecil itu kalo dikumulasi per bulan bisa jadi gede, sehingga nanti pencatatan pengeluaran bulanan kita jadi gak akurat.

4. Gunakan cc sebisa mungkin untuk pengeluaran harian. Keuntungannya selain yang disebutkan diatas (dapet diskon, reward, hadiah), juga supaya kita gak perlu bawa cash banyak-banyak kalo pergi. Kan serem bawa duit cash banyak-banyak. Ya kecuali kalo tujuannya ke Mangga Dua  atau ke pasar ya bawalah cash yang banyak ya… 😀

5. Begitu terima tagihan cc, langsung bayar full! Jangan bayar minimum payment nya aja. Kalo lu pikun (seperti gua), begitu dateng tagihan, hari itu juga (paling telat besok deh) langsung dibayar. Jangan nunggu tanggal jatuh temponya. Ntar kelupaan dah…

6. Sisa dari uang yang kita budget-kan (Rp 5.000.000,-) pada akhir bulan kita tabung lagi (bisa sisa lho karena kan kita dapet diskon-diskon dari cc). 🙂

Kalo kita jalankan seperti itu, semakin banyak cc yang kita punya akan semakin menguntungkan buat kita.

Hidup credit card!